Miliki website sendiri dengan web hosting dan domain gratis di IdeBagus
Ad Ad
Tampilkan postingan dengan label osteoporosis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label osteoporosis. Tampilkan semua postingan

Minggu, 02 Oktober 2011

Prostat Ginjal Tidak Lagi Cuci Darah

Awal Desember 2008, Haposan Hutabarat didiagnosa terkena penyakit prostat, dimana untuk buang air kecil harus memakai kateter. Untuk mengatasi masalah ini, Dokter menyarankan untuk operasi.

Namun bukan hanya prostat saja yang diderita Haposan, tapi juga penyakit ginjal. Ginjal kiri dan kanan Haposan yang rusak 75% membuat beliau terpaksa harus diopname di rumah sakit. Setelah diperiksa Dokter, Haposan diharuskan untuk cuci darah. Setelah 3 hari dirawat dirumah sakit, sahabat dari anak Haposan dari Sumatera Barat menganjurkan untuk mencoba produk Tahitian Noni Juice. “Sahabat anak saya yang bernama Desrial, memperkenalkan saya pada produk Tahitian Noni Juice (TNJ).

Saya langsung mengkonsumsinya di rumah sakit, “Ujar Haposan menjelaskan awal perkenalannya dengan produk TNJ.Hari kelima di rumah sakit, Haposan masih cuci darah, tapi TNJ terus diminum dengan dosis 30cc pagi sebelum sarapan dan 30cc saat malam hari. “Ternyata badan saya ada perubahan (tambah sehat). Dihari kedelapan saya saya cuci darah lagi. Sesudah 3 hari saya mengkonsumsi TNJ, saya sudah bisa duduk sendiri tanpa dibantu isteri saya. Setelah cuci darah dihari ksepuluh, kami minta pulang, padahal dokter sudah mengharuskan cuci darah rutin seminggu dua kali. Lantaran kami memaksa pulang, pihak rumah sakit meminta kami untuk menandatangani surat perjanjian bahwa pihak rumah sakit tidak akan bertanggung jawab apabila kesehatan saya menurun drastis setelah keluar dari rumah sakit. Tetapi TNJ terus saya minum,” katanya dengan sukacita.

Dibulan Februari 2009, setelah mengkonsumsi 12 botol TNJ 1000ml, Haposan sudah merasa sehat. Pada bulan Maret, beliau kembali memeriksakan dirinya ke Dokter. “Hasil pemeriksaan menyatakan bahwa prostat saya sudah kembali normal dan ginjal saya yang kiri dan kanan sudah pulih kembali tanpa operasi. Namun sampai saat ini, saya tetap mengikuti anjuran Dokter untuk tidak mengkonsumsi makanan yang ada pengawet,” ujarnya dengan bahagia. Jadi terbukti TNJ tidak hanya membantu memperbaiki sel-sel tubuh, namun organ yang merupakan muara sel juga ikut diperbaiki TNJ.

Sabtu, 10 September 2011

Cockstis TBC (Infeksi Tulang Pinggul)

Ratnasari Ayudia

Akhir Dari Sebuah Penderitaan

“Penderitaan itu membuat saya stres. Berat badan menyusut dario 66 kg menjadi 48 kg”

AKHIR 2002 adalah awal dari penderitaan hidup saya, Ratnasari Ayudia, karena divonis menderita penyakit infeksi tulang pinggul (cocksitis TBC). Sejak saat itu saya hanya bisa berbaring lemah, berdiri harus di bantu. Padahal sebelumnya saya adalah orang yang aktif. Penderitaan itu membuat saya stres. Berat badan menyusut dari 66 kg  jadi 48 kg. 

Berbagai cara saya tempuh untuk kesembuhan, tapi ke tapi keputuasanlah yang selalu menghampiri pikiran saya, karena hasil pemeriksaan laboratorium tidak mengalami kemajuan. Sampai suatu hari, saya di hampiri seorang rekan, yakni Indrayanti, yang memperkenalkan Tahitian Noni Bioctive Bevarage (TNBB) kepada saya. Puji tuhan, niat baik ibu Indrawati yang datang dari Jakarta ke Bandung hanya untuk memberikan saya TNBB berbuah manis. Sejak saya mengonsumsi TNBB pada awal Juni lalu, kesehatan saya mulai pulih. Bahkan hasil pemeriksaan laboratorium saya berubah derastis. 

Awalnya laju endap darah (LED) saya mencapai angka 80. Sejak saya mengonsumsi TNBB 1 sloki pagi dan 1 sloki malam selama satu bulan, LED saya perlahan mulai turun. Yang tadinya 26, menjadi 24. Dua bulan kemudian turun lagi 23. Yang luar biasa, setelah tiga bulan mengonsumsi TNBB, akhirnya LED mencapai angka normal akhir. Akhir penantian selama dua setengah tahun meminum obat TBC dan lain-lain, yang tak membawa hasil.

Kejadian ini sempat membuat suami saya yang juga seorang dokter merasa heran, ”kok bisa ya,” katanya. Sampai-sampai suami saya menganjurkan agar selalu mengonsumsi TNBB yang telah menyembuhkan saya.

Selasa, 06 September 2011

Testimoni: Stop TBC dengan Tahitian Noni Jus Buah Pace

Nama saya Pitoyo, 81 Tahun. saya pensiunan ABRI, menderita TBC sejak 2006. Menurut Dokter, paru-paru saya penuh bercak. Ini disebabkan karena kebiasaan merokok. Ketika sakit menyerang, tubuh saya lemas, berdiri saja sulit, apalagi berjalan. Batuk tak bisa berhenti, nafas tersengal-sengal. Bahkan pernah, selama lima hari saya tak bisa makan dan buang air besar. 

Saya mengkonsumsi tujuh macam obat dokter selama enam bulan. Baru dua kali minum timbul gatal-gatal di tubuh saya. Saya lalu mencoba mengkonsumsi TNJ dengan penggunaan 3x50ml sehari. Alhamdulillaah dalam waktu 3 hari, batuk berkurangm begitu juga dengan sesak nafas yang menyiksa. Dalam waktu seminggu batuk dan sesak nafas hilang total. Tubuh kembali berenergi. Tidur nyenyak dan nafsu makan jadi normal.Pada botol TNJ kedua, kondisi tubuh benar-benar prima, bahkan saya sanggup jalan-jalan ke Bandung bersama keluarga. 

Saya merasa bersyukur kepada ALLAH SWT yang telah menciptakan TNJ, juga para pendiri TNI yang selalu berusaha meringankan penderitaan dengan temuan-temuannya. Pengalaman ini lalu saya ceritakan kepada teman-teman, antara lain, Ny. Mayjen Hardoyo, 76 tahun, yang menderita osteoporosis dan Kolonel Sujak, 83 tahun, yang sulit berjalan dan tak dapat tidur, kini keduanya sudah menikmati hidup sehat bersama Tahitian Noni Jus Buah Pace (TNJ).